Langsung ke konten utama

Pertumbuhan Pertanian Di Indonesia Di Era industri 4.0


   Pada saat ini pertumbuhan pertanian di Indonesia cenderug mengalami penurunan. Penurunan pada sektor pertanian diakibatkan oleh beberapa macam, salah satunya adalah kurangnya pertumbuhan petani yang ada di Indonesia. Faktor lainnya yang mengakibatkan pertumbuhan pertanian di Indonesia mengalami penurunan ialah pengalih fungsian lahan pertanian sebagai tempat perindustrian. Namun tidak dapat dipungkiri juga ketika suatu negara memiliki industri yang maju dan berkembang,maka harus membangun perindustrian secara menyeluruh agar dapat bersaing dengan negara-negara yang lebih maju seperti Francis yang terkenal dengan industri fashion, jerman yang lumayan terkenal dengan industri otomotif, dan juga ada Jepang yang terkenal perindustrian-nya dibidang Pertanian.
   Pertumbuhan pertanian dituntut agar bisa beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang ada pada saat ini. Salah satu teknologi pertanian yang saat ini digunakan oleh bangsa eropa/jepang ialah teknologi digital farming. Digital farming adalah pemanfaatan teknologi seperti gawai yang digunakan untuk memantau pertanian tanpa harus perki kelahan. Di negara kita tercinta ini, sangat sulit pemerintah dalam mengembangkan sektor pertanian, karena petani di indonesia sulit dalam menerima hal baru atau dalam studi IOT biasa disebut pisen ,pisen itu sendiri adalah petani yang masih menggunakan peralatan dan sistem pertanian sesuai dengan ajaran nenek moyang/leluhur mereka.
   Apabila pertanian di Indonesia terus-menerus tidak mau menerima perubahan maka pertanian di Indonesia akan mengalami banyak kemunduran ,karena tidak dapat bersaing dengan negra lain yang tadinya sektor pertaniannya leih rendah dari Indonesia. Maka diperlukan suatu inovasi agar pertanian di indonesia mengalami kemajuan meskipun lahan pertaniannya semakin berkurang. Salah satu teknologi pertanian yang mulai berkembang ialah hidroponik. Hidroponik merupakan proses penanaman tanpa menggunakan tanah,tetapi diganti menggunakan zat-zat hara yang jumlahnya ada 12 jenis zat hara. Ada juga penanaman lahan menggunakan sistem polikultur artinya dalam suatu lahan pertanian itu tidak hanya menanam padi melainkan ditanami tanaman lainnya yang jumlahnya lebih dari satu.
   Dari sekian banyaknya pertumbuhan pertanian di Indonesia seperti yang telah dipaparkan di atas ternyata petani di Indonesia cenderung tradisional . Oleh karena itu ,diperlukan campur tangan pemerintah agar pertanian di Indonesia bisa mengalami peningkatan.
   

Komentar